Maret 2008


fahmi-idris-apel-akbar.jpg

Senin, 31 Maret 2008

Sangir, Ribuan kader dan simpatisan Partai Golkar Sumbar tumpah-ruah di Lapangan Rimbo Tangah, Kenagarian Lubuak Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan (Solsel) kemarin, guna mengikuti apel akbar Partai Golkar Sumbar. Dalam acara yang dihadiri Dewan Penasehat DPP Partai Golkar Fahmi Idris ini, Solsel ditetapkan sebagai barometer kemenangan Golkar pada Pemilu 2009 mendatang. “Fakta sudah membuktikan, hanya partai yang sudah berpengalaman dalam mengelola bangsa, mampu memenej pemerintahan.

Jadi tak salah kiranya pada Pemilu 2009, kita memilih partai yang telah terbukti menciptakan kemakmuran,” tukas Fahmi yang juga Menteri Perindustrian dalam sambutannya yang diikuti yel-yel kemenangan partai berlambang pohon beringin ini. Secara nasional, kata Fahmi, Partai Golkar menargetkan mampu meraih 30 persen suara pada Pemilu 2009 mendatang. Di Sumbar sebesar 35 persen suara. Sedangkan Solsel ditetapkan 50 persen suara, atau meningkat 2 persen dari perolehan suara pada Pemilu 2004. Pemilu lalu, Golkar berjaya di kabupaten pemekaran dari Kabupaten Solok ini. Golkar mampu meraup 48 persen dari 140-an ribu suara, hingga menempatkan 12 kadernya di DPRD setempat.

Keberhasilan perolehan suara ini, menurut Fahmi terbesar di Sumatera. Jadilah Solsel salah satu barometer keberhasilan Golkar di tingkat nasional. “Kali ini kita menargetkan suara Golkar di daerah ini sebesar 50 persen. Terlepas rasional atau tidak, hanya dengan kerja keras dan kebersamaan kitalah semua itu bisa diwujudkan. Tentu kita sangat berharap Solsel tetap mampu menjadi salah satu barometer kemenangan Golkar,” kata Fahmi yang juga menandatangani prasasti peresmian Gedung Golkar Solsel. Optimisme serupa juga diutarakan Korwil IV Partai Golkar Sumbar, Jambi, dan Bengkulu Priyo Budi Santoso. Selain didukung dengan jaringan Golkar yang kian kuat, juga tak lepas komitmen Partai Golkar untuk tetap mempertahankan NKRI. Untuk persoalan satu ini, Golkar komitmen menjadikan NKRI sesuatu yang sudah final. “Tak boleh sejengkal pun NKRI terlepas dari genggaman Ibu Pertiwi,” tegas Priyo yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI ini.

 

priyo_apel_akbar.jpg

Partai Golkar dengan paradigma baru, jelas Priyo, menjadikan Golkar sebagai partai yang moderat. Mampu menaungi keanekaragaman. “Biarpun pertarungan dalam Pemilu mendatang kian ketat, tapi kita optimis Golkar menang. Tentu, Solsel tetap menjadi barometer kemenangan Golkar se-Sumatera,” jelas Priyo. Selain dihadiri tuan rumah Bupati Solsel Syafrizal J, terlihat fungsionaris pusat, provinsi, kabupaten, dan lainnya. Di antaranya, Sekretaris Korwil IV Pompida Hidayatullah, Ketua DPD I Leonardy Harmainy, Ketua DPD II Solsel Khairunas, Asril Das, Edy Herman, Zairin Kasim, Azwir Dainy Tara dan keluarga, serta tokoh penting lainnya.

leonardy_massa.jpg

Dalam kesempatan itu, Ketua DPD Partai GOLKAR Propinsi Sumatera Barat, H. Leonardy Harmainy mengatakan, Partai Golkar memang menjadi tumpuan harapan masyarakat yang sudah jenuh dengan kondisi negara sekarang ini. “Di mana-mana saja masyarakat menginginkan kembali Golkar berjaya. Semua ini tak lepas terbilang stabilnya struktur perekonomian dan tatanan kehidupan negara. Semua ini tentu tak lepas dari dukungan kita semua, termasuk di Solsel. Kalau Golkar menang kita akan berjuang untuk menggratiskan biaya pengobatan, dan Wajib Belajar 12 tahun,” tukas beliau yang juga menyempatkan diri melantik relawan Partai Golkar Sumbar.

(tulisan dikutip dari: Harian Padang Ekspres) 

Menangkan Pemilu, Golkar Gelar OF

Rabu, 26 Maret 2008
Payakumbuh, Padek–Sebanyak 250 orang fungsionaris Partai Golkar Kota Payakumbuh mengikuti Orientasi Fungsionaris (OF). Kegiatan yang digelar minggu lalu itu, diadakan dalam rangka meningkatkan kompetensi dan militansi kader Partai Golkar, terutama untuk menghadapi kemenangan Pemilu 2009. Kegiatan yang dihadiri Fungsionaris Pusat Partai Golkar, Pompida Hidayatullah itu, digelar di Wisma Usaha Bunda Payakumbuh. Menurut Ketua DPD Partai Golkar Payakumbuh, H Sudirman Rusma dan Sekretaris Mirwan SH, pelaksanaan OF itu, sesuai dengan amanat yang telah digariskan dalam Rapat Pimpinan Nasional Partai Golkar.
Ikut hadir dalam OF itu, pengurus DPD II Partai Golkar Payakumbuh, perwakilan dari tiga pengurus kecamatan dan ketua-ketua kelurahan serta sesepuh Partai Golkar Payakumbuh. (jon/frv)  ”Tujuan pelaksanaan OF itu, kita ingin memberikan pembekalan kepada fungsionaris agar bisa berbuat di tengah masyarakat. Selain itu, kita menginginkan, program yang telah disusun, dapat terbantu,” kata Sudirman. Selain Pompida, juga hadir dari pusat, Edi Herman dan Nudirman Munir. Sementara itu, dari DPD I Sumbar, dihadiri Zailis usman yang mewakili Ketua DPD, Korda Golkar untuk wilayah Limapuluh Kota Yulman Hadi dan Yulfitni Djasiran. (jon/frv)

 undangan-apel-akbar-cover.jpg

undangan-apel-akbar-isi.jpg
undangan-apel-akbar-susunan-acara.jpg

Golkar Pasaman Gelar Orientasi Fungsionaris

Senin, 24 Maret 2008 – Padang Ekspres
“Benny: Ciptakan Kader Berkualitas “

Keberadaan Partai Golkar Kabupaten Pasaman memang tak bisa dipandang sebelah mata. Buktinya, dalam pemilihan legislatif tahun 2004 lalu Partai Golkar unggul dengan memperoleh 10 kursi dari 30 kursi yang ada di Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Pasaman. Menghadapi Pemilu 2009 mendantang, DPD II Partai Golkar Pasaman bertekad untuk tetap menjadi partai yang terbanyak dalam perolehan suara.  Ketua DPD Partai Golkar Pasaman H Benny Utama mengaku berusaha semaksimal mungkin agar partai yang dipimpinnya mampu membuat yang terbaik bagi rakyat Pasaman. Golkar sebagai partai kader, harus mampu memberikan matovasi dan sitimulus terhadap kader-kadernya dalam Pemilu 2009 mendatang.

”Itulah sebabnya, pelatihan kader terus menerus dilakukan secara kuntiniu dan berkesinambungan,” papar Benny Utama ketika jumpa pers di hadapan puluhan wartawan di Lubuk Sikaping, Pasaman, beberapa waktu lalu. Diungkapkan, dalam upaya meningkatkan kualitas dan kemampuan anggota Partai Golkar, maka secara kontiniu pelatihan kader terus dilakukan dengan maksud untuk memajukan Partai Golkar Pasaman. Untuk menjawab itu, DPD II Partai Golkar menggelar pendidikan kilat (Diklat) kader dan fungsionaris pada tanggal hari ini sampai tanggal 25 Maret, di Gedung Syamsiar Thaib Lubuksikaping.

Gelar pelatihan dan pendidikan ini, selain melatih kader-kader yang ada juga melakukan rekrutmen terhadap kader-kader yang baru.  DPD II Partai Golkar Pasaman kali ini bakal melakukan pembekalan terhadap kader secara merata, hal ini dimaksudkan untuk menciptakan kader-kader yang militan, berkualitas dan mampu menjawab tantangan zaman.  ”Ya, Golkar bisa unggul dibanding partai-partai lain dalam melakukan pengabdiannya kepada masyarakat luas. Itu bisa dilakukan jika semua komponen yang ada telah memenuhi standar yang dibutuhkan,” tegas H. Benny Utama yang juga mantan jaksa itu. Dikatakan, Partai Golkar ke depannya khususnya di  Pasaman akan tampil lebih baik lagi. Partai Golkar akan berupaya merebut simpati masyarakat melalui pendidikan politik langsung kepada masyarakat dengan terjun langsung ke lapangan. Sebab, masyarakat kini telah pintar dan sudah mengetahui hak dan kewajibannya.

Karena itu mereka harus diberikan contoh yang langsung menyentuh kebutuhan mereka. Sebagai langkah strategis untuk tampil realistis ke depannya, tambah Benny Utama, Golkar harus mampu mengatasi persoalan masyarakat secara langsung di lapangan. ”Konsep ini telah ditetapkan sebagai langkah yang akan dilakukan Partai Golkar Pasaman. Ke depannya, Golkar akan benar-benar memperhitungkan kader-kadernya di lapangan dan melakukan penilaian secara berkala siapa saja fungsionaris nantinya yang layak jual yang bakal maju dalam pemilihan calon legislatif (Caleg, red),”  urai Benny Utama lagi. “Kita akan melepas 150 orang kader ke tengah masyarakat, dan kita akan mengumpulkan nilai rapor mereka. Kondisi itu dilakukan selama 5 (lima) bulan. Yah, silahkan setiap kader untuk berbuat di tengah masyarakat. Apa yang mereka lakukan di lapangan akan dilakukan penilaian tersendiri nantinya. Apakah kader-kader tersebut layak diusung atau tidak,” papar Benny Utama dengan lugas.

Kader Jangan Monoton

Pada bagian lain, Syahrial Yusuf Sekretaris DPD Golkar Pasaman mengatakan, kader Golkar di Pasaman memang benar-benar kader yang mampu menunjukkan kreativitasnya di tengah masyarakat. ”Bukan kader yang monoton dan tidak memiliki integritas. Kita inginkan muncul kader yang benar-benar menjadi panutan rakyat,” tambah Syahrial Yusuf. Ia yakin dengan Diklat yang akan diadakan nanti dan adanya rekrut kader berkisar 50 sampai dengan 80 orang akan membawa dampak positif terhadap imej Partai Golkar di tengah masyarakat Pasaman. ”Kita akan utamakan kader-kader muda yang progresif, inovatif dan memiliki dedikasi tinggi,” ungkapnya. ”Orientasi kader ini merupakan Diklat bagi fungsionaris Partai Golkar dalam rangka meningkatkan konsolidasi partai dari tingkat bawah sampai ke atas. Melalui kegiatan ini, diharapkan mampu meningkatkan rasa persaudaraan sesama anggota Partai Golkar dan kinerja Golkar ke depannya semakin solid pula,” jelas Syahrial Yusuf. (mad)

shofwan_leo_zaili.jpg

 

Partai GOLKAR Propinsi Sumatera Barat beberapa waktu yang lalu telah mengadakan kegiatan Orientasi Fungsionaris tingkat Propinsi yang diikuti oleh kurang lebih 200 (dua ratus) orang.

Dan pada kegiatan tersebut, dua nara sumber dari kalangan PERS dan Pendidikan yaitu Bapak Sutan Zaili Asri (Pimp. Harian Padang Ekspress) dan Bapak H. Shofwan Karim Elha (Rektor Universitas Muhammadiyah Sumbar), setelah menyampaikan materi presentasinya, juga menyampaikan keinginannya untuk menyampaikan aspirasinya lewat Partai GOLKAR, yaitu dengan menjadi Fungsionaris Partai GOLKAR Tingkat Propinsi.

Tampak pada Gambar di atas, Ketua DPD Partai GOLKAR Propinsi Sumatera Barat, Bapak H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa, berfoto bersama dua orang dari Insan PERS dan Pendidikan tersebut.

Halaman Berikutnya »