Golkar Pasaman Gelar Orientasi Fungsionaris
| Senin, 24 Maret 2008 – Padang Ekspres | |
| “Benny: Ciptakan Kader Berkualitas “
Keberadaan Partai Golkar Kabupaten Pasaman memang tak bisa dipandang sebelah mata. Buktinya, dalam pemilihan legislatif tahun 2004 lalu Partai Golkar unggul dengan memperoleh 10 kursi dari 30 kursi yang ada di Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Pasaman. Menghadapi Pemilu 2009 mendantang, DPD II Partai Golkar Pasaman bertekad untuk tetap menjadi partai yang terbanyak dalam perolehan suara. Ketua DPD Partai Golkar Pasaman H Benny Utama mengaku berusaha semaksimal mungkin agar partai yang dipimpinnya mampu membuat yang terbaik bagi rakyat Pasaman. Golkar sebagai partai kader, harus mampu memberikan matovasi dan sitimulus terhadap kader-kadernya dalam Pemilu 2009 mendatang.
”Itulah sebabnya, pelatihan kader terus menerus dilakukan secara kuntiniu dan berkesinambungan,” papar Benny Utama ketika jumpa pers di hadapan puluhan wartawan di Lubuk Sikaping, Pasaman, beberapa waktu lalu. Diungkapkan, dalam upaya meningkatkan kualitas dan kemampuan anggota Partai Golkar, maka secara kontiniu pelatihan kader terus dilakukan dengan maksud untuk memajukan Partai Golkar Pasaman. Untuk menjawab itu, DPD II Partai Golkar menggelar pendidikan kilat (Diklat) kader dan fungsionaris pada tanggal hari ini sampai tanggal 25 Maret, di Gedung Syamsiar Thaib Lubuksikaping. Gelar pelatihan dan pendidikan ini, selain melatih kader-kader yang ada juga melakukan rekrutmen terhadap kader-kader yang baru. DPD II Partai Golkar Pasaman kali ini bakal melakukan pembekalan terhadap kader secara merata, hal ini dimaksudkan untuk menciptakan kader-kader yang militan, berkualitas dan mampu menjawab tantangan zaman. ”Ya, Golkar bisa unggul dibanding partai-partai lain dalam melakukan pengabdiannya kepada masyarakat luas. Itu bisa dilakukan jika semua komponen yang ada telah memenuhi standar yang dibutuhkan,” tegas H. Benny Utama yang juga mantan jaksa itu. Dikatakan, Partai Golkar ke depannya khususnya di Pasaman akan tampil lebih baik lagi. Partai Golkar akan berupaya merebut simpati masyarakat melalui pendidikan politik langsung kepada masyarakat dengan terjun langsung ke lapangan. Sebab, masyarakat kini telah pintar dan sudah mengetahui hak dan kewajibannya. Karena itu mereka harus diberikan contoh yang langsung menyentuh kebutuhan mereka. Sebagai langkah strategis untuk tampil realistis ke depannya, tambah Benny Utama, Golkar harus mampu mengatasi persoalan masyarakat secara langsung di lapangan. ”Konsep ini telah ditetapkan sebagai langkah yang akan dilakukan Partai Golkar Pasaman. Ke depannya, Golkar akan benar-benar memperhitungkan kader-kadernya di lapangan dan melakukan penilaian secara berkala siapa saja fungsionaris nantinya yang layak jual yang bakal maju dalam pemilihan calon legislatif (Caleg, red),” urai Benny Utama lagi. “Kita akan melepas 150 orang kader ke tengah masyarakat, dan kita akan mengumpulkan nilai rapor mereka. Kondisi itu dilakukan selama 5 (lima) bulan. Yah, silahkan setiap kader untuk berbuat di tengah masyarakat. Apa yang mereka lakukan di lapangan akan dilakukan penilaian tersendiri nantinya. Apakah kader-kader tersebut layak diusung atau tidak,” papar Benny Utama dengan lugas. Kader Jangan Monoton Pada bagian lain, Syahrial Yusuf Sekretaris DPD Golkar Pasaman mengatakan, kader Golkar di Pasaman memang benar-benar kader yang mampu menunjukkan kreativitasnya di tengah masyarakat. ”Bukan kader yang monoton dan tidak memiliki integritas. Kita inginkan muncul kader yang benar-benar menjadi panutan rakyat,” tambah Syahrial Yusuf. Ia yakin dengan Diklat yang akan diadakan nanti dan adanya rekrut kader berkisar 50 sampai dengan 80 orang akan membawa dampak positif terhadap imej Partai Golkar di tengah masyarakat Pasaman. ”Kita akan utamakan kader-kader muda yang progresif, inovatif dan memiliki dedikasi tinggi,” ungkapnya. ”Orientasi kader ini merupakan Diklat bagi fungsionaris Partai Golkar dalam rangka meningkatkan konsolidasi partai dari tingkat bawah sampai ke atas. Melalui kegiatan ini, diharapkan mampu meningkatkan rasa persaudaraan sesama anggota Partai Golkar dan kinerja Golkar ke depannya semakin solid pula,” jelas Syahrial Yusuf. (mad) |